Total Tayangan Halaman

Kamis, 30 April 2015

Cara Memasang Lagu Pada Blog

        Music membuat kita nyaman disemua aktivitas kita, selain membuat nyaman music juga memberikan kesenangan sendiri ketika kita mendengarkannya, hal yang sama juga akan terjadi pada blog kita, ketika kita menyediakan Music di blog pengunjung juga akan lebih nyaman dan akan berlama-lama ada diblog kita, selain memberikan ketenangan kita juga akan mendapatkan Rank yang lebih bagus nantinya karena User yang Friendly, Cara memasang music diblog juga sangat gampang kok.

Langsung aja kita ke TKP :

  1. Pertama kita harus mengunjungi website penyedia Music : http://divine-music.info
  2. Lalu lihat bagian header website tersebut , Klik Browse ALL
  3. Pilih Artis atau Penyanyi yang ingin anda putar musicnya diblog (disini saya memilih lagu Pink       Just Give Me a Reason Feat Nate Reuss)
  4. Setelah itu anda akan disuguhi Code HTML yang nantinya akan kita pasang diblog

Selanjutnya
1. Login ke blogger
2. Masuk ke Layout / Tataletak blog anda




3. Add Gadget
4. Kemudian akan muncul jendela baru seperti gambar ini

4. Kemudian tambahkan HTML / Java Script
5. Masukan code HTML yang sudah copy tadi




Ubah nilai TRUE menjadi FALSE jika anda menginginkan lagu diputar hanya sekali.
 

Sabtu, 11 April 2015

Makalah Kearsipan



 Makalah Kearsipan
“Jenis Arsip Menurut Subjek atau Jenisnya Beserta Contoh-Contohnya”

O
L
E
H

KELOMPOK 1 :

=» Abdul Latif
      =» Wiwin Fitriana
                                               =» Astiarini
  =» Widia Astuti
          =» Desnia Yusni Gita

Guru Pembimbing

Hadrina Marlian Siswanti S.Pd

SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGERI 2 SELONG
Jalan Raya Sukamulia Telp. (0376) 22317
Lombok Timur – NTB
Tahun Pelajaran
                                                              2014/2015

         
KATA PENGANTAR

Segala puji dan sukur sudah sepantasnya kita panjatkan ke hadirat Allah SWT yang hingga saat ini masih berkenan memberikan kepercayaan-Nya kepada kita semua untuk menikmati segala karunia-Nya, dan hanya dengan qudrat dan iradat-Nyalah penyusun dapat menyelesaikan makalah ini. Adapun rangkuman ini di susun untuk memenuhi mata pelajaran Kearsipan. Semoga dengan penyusunan ringkasan ini dapat menambah pengetahuan dan pemahaman diri penyusun tentang mata pelajaran ini. Demi kesempurnaannya, penyusun selalu mengharapkan adanya saran dan masukan dari berbagai pihak.
                 Tidak lupa penyusun mengucapkan terima kasih kepada guru pembimbing mata pelajaran Kearsipan dan kepada semua pihak yang telah mendukung hingga terselesaikannya makalah ini.
                     Harapan penyusun semoga makalah ini dapat memberikan manfaat khususnya bagi penyusun sendiri dan umumnya bagi siapa saja yang membaca.












Sukamulia , 01 November 2014
Penyusun




Kelompok 1



DAFTAR ISI


Halaman Judul ............................................................................................. i
Kata Pengantar............................................................................................. ii
Daftar Isi        ............................................................................................. iii
BAB I       :   PENDAHULUAN
1.1  Latar belakang .....................................................................1
1.2  Rumusan masalah ................................................................2
1.3  Tujuan ................................................................................2
BAB II      :   PEMBAHASAN
2.1  Jenis arsip menurut subjek atau isinya...................................3
..... - Arsip keuangan ..................................................................3
                        - Arsip kepegawaian ..............................................................4
      - Arsip pemasaran.................................................................4
      - Arsip pendidikan ................................................................5
BAB III     :   PENUTUP
3.1 Kesimpulan..........................................................................6
3.2  Saran.................................................................................6


















BAB I
PENDAHULUAN
1.1  Latar Belakang
Kata arsip berasal dari bahasa Yunani (Greek), yaitu archives yang artinya peti untuk menyimpan sesuatu. Schollenberg menggunakan istilah archives sebagai kumpulan warkat itu sendiri. Dan archives institutuion sebagai gedung arsip atau lembaga kearsipan.
Dari bahasa Belanda arsip yaitu archief yaitu tempat penyimpanan secara teratur bahan-bahan arsip seperti surat, piagam, akte, dokumen, peta, dan sebagainya.
Dalam bahasa Inggris arsip yaitu file yang berarti semacam lemari berlaci yang dipakai untuk menyimpan berkas-berkas dan warkat.
Sedangkan menurut Atmosudirjo istilah lain untuk arsip ialah file dan Record. File adalah wadah, tempat, alat atau sarana yang dipakai untuk menyimpan surat-surat secara teratur, dan dapat pula berarrti kumpulan bahan-bahan keterangan dalam bentuk maupun dalam wujud apapun yang dapat dipergunakan sebagai bahan pembuktian terhadap suatu peristiwa atau kejadian. Sedangkan Record adalah setiap lembaran dalam bentuk maupun dalam wujud apapun yang berisi informasi atau keterangan untuk dismpan sebagai bahan pembuktian atau pertanggungjawaban atas suatu peristiwa atau kejadian.












1.2 Rumusan Masalah
1. Berapa kelomok arsip menurut subjek atau jenisnya ?
2. Apa itu arsip keuangan dan sebutkan contohnya ?
3. Apa itu arsip kepegawaian dan sebutkan contohnya ?
4. Apa itu arsip pemasaran dan sebutkan contohnya ?
5. Apa itu arsip pendidikan dan sebutkan contohnya ?

1.3 Tujuan
1. Untuk mengetahui  berapa kelompok arsip menurut subjek atau jenisnya
2. Mengetahui pengertian arsip keuangan dan contohnya
3. Mengetahui pengertian arsip kepegawaian dan contohnya
4. Mengetahui pengertian arsip pemasaran dan contohnya
5. Mengetahui pengertian arsip pendidikan dan contohnya



















BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Jenis Asrip Menurut Subjek atau Isinya
Berdasarkan subjek atau isinya, arsip dibedakan menjadi beberapa macam yaitu :
A.   Arsip Keuangan, yaitu arsip yang berhubungan dengan masalah keuangan. Contohnya :
1.     Laporan keuangan
2.     Surat Perintah Membayar (SPM) Tunai
3.     Surat Perintah Membayar (SPM) Giral
4.     Surat Perintah Pembayaran (SPP)
5.     Surat Penagihan  (SP)
6.     Daftar gaji
7.     Daftar Pertanggungjawaban (SPj)
8.     Bukti pembelian
9.     Buti pembayaran
10.            Surat perintah pembayaran
B.   Arsip Kepegawaian, yaitu arsip yang berhubungan dengan masalah kepegawaian. Contohnya :
1.     Daftar riwayat hidup pegawai
2.     Surat lamaran
3.     Surat-surat pengangkatan pegawai
4.     Absensi pegawai
5.     Kartu tik pegawai
6.     Kartu pegawai (Karpeg)
7.     Rekaman prestasi
C.   Arsip Pemasaran. Yaitu arsip yang berkaitan dengan masalah-masalah pemasaran. Contohnya :
1.     Surat penawaran
2.     Surat pesanan
3.     Surat harga barang
4.     Surat permintaan kebutuhan barang
5.     Surat perjanjian/ kontrak penjualan/pembelian
6.     Daftar nama-nama nasabah, relasi, agen, distributor dan sebagainya
7.     Daftar harga barang
8.     Daftar daerah pemasaran
D.   Arsip Pendidikan, yaitu segala arsip yang berhubungan dengan masalah-masalah pendidikan. Contohnya :
1.     Garis-Garis Besar Program Penyajian (GBPP)
2.     STTB/IJAZAH
3.     Transkrip nilai
4.     Satuan Pelajaran (SP)
5.     Program Pengajaran
6.     Rekapitulasi Pelaksanaan Proses Belajar Mengajar
7.     Daftar absensi siswa dan guru
8.     Kurikulum












BAB III
PENUTUP
3.1      Kesimpulan
Dari pernyataan diatas dapat disimpulkan bahwa :
1.     Arsip adalah kumpulan warkat yang disimpan secara teratur dan berencana karena mempunyai suatu kegunaan agar setiap kali diperlukan dapat ditemukan kembali.
2.     Bedasarkan subjek atau isinya,arsip dibedakan menjadi 4 yaitu Arsip Keuangan, Arsip Kepegawaian, Arsip Pemasaran, dan Arsip Pendidikan.
3.2     Saran
1. Kita sebagai pelajar hendaknya mengetahui bahwa apa itu arsip.
2. Sebagai pelajar yang mempunyai pengetahuan yang luas kita juga hendaknya mengetahui jenis-jenis arsip menurut subjek dan isinya.
3. Dan sebagai pelajar yang baik kita juga harus bisa mengetahui contoh-contoh arsip itu sendiri.