Total Tayangan Halaman

Kamis, 09 April 2015

AKUNTANSI



SEJARAH AKUNTANSI
        Pada tahun 1494 lahirlah buku partama “SUMMA DE ARITHMETICA GEOMETRICA PROPORTIONI ET PROPORTIONALITE“ yang salah satu babnya memuat akuntansi yang dibuat oleh Lucas Pacioli yang kemudian di kenal sesbagai Bapak Akuntansi.
     Pada abad ke 5 Romawi jatuh, pusat perdagangan pindah ke Belanda, sehingga perkembangan akuntansi memakai sistem kontinental. Setelah Belanda meninggalkan Indonesia, maka pada zaman Jepang terjadi kekosongan tenaga akuntansi.
       Pada zaman kemerdekaan, dimulai pengiriman akuntan dari Indonesia ke luar negeri. Dan saat itu pula sistem akuntansi bergeser dari sistem kontinental ke sistem Anglo Saxon (AS). Perguruan tinggi di Indonesia mulai berlomba-lomba membuka jurusan akuntansi, yang berawal pada tahun 1952. Seiring perkembangan akuntansi, maka pada tahun 1953 berdirilah Ikatan Akuntan Indonesia yang merupakan lembaga pengembangan akuntansi di Indonesia.
PENGERTIAN AKUNTANSI
=> Menurut American Accounting Association, yaitu lembaga yang bertugas memberikan gelar akuntan di Amerika Serikat, mengidentifikasikan bahwa akuntansi adalah proses pengidentifikasian, pengukuran dan pelaporan informasi ekonomi, untuk memungkinkan adanya penilaian dan keputusan yang jelas dan tegas bagi pihak pemakai informasi.
=> Menurut fungsi dan kegunaannya akuntansi merupakan aktivitas jasa yang berfungsi memberikan informasi kukantitatif mengenai kesatuan-kesatuan ekonomi terutama yang bersifat keuangan yang bermanfaat dalam pengambilan keputusan.
=> Menurut kegiatannya akuntansi adalah seni mencatat mengklasifikasi dan mengihkhtisar transaksi-transaksi yang bersifat  keuangan dengna cara menginterprestasikan hasil-hasilnya.
KEGUNAAN AKUNTANSI
     Tujuan utama akuntasi menyajikan informasi ekonomi dari suatu lembaga atau badan usaha kepada pihak yang berkepentingan baik yang didalam perusahaan itu sendiri maupun pihak-pihak di luar perusahaan. Laporan keuangan yang bersifat kuantitatif yang berupa angka-angka suatu uang yang dituangkan dalam bentuk laporan keuangan, yang berguna untuk :
¤» Perencanaan
    Melalui informasi ekonomi yang tepat, maka manajemen perusahaan dapat menyusun rencana, baik itu jangka pendek, menengah maupun dalam jangka panjang.
¤» Pengendalian
     Melalui informasi yang akurat, maka manajemen perusahaan dapat mengontrol dan menilai terhadap jalannya perusahaan.
PEMAKAI AKUNTANSI
Pihak-pihak yang memakai akuntansi antara lain :
A . Pihak Intern
        Yang dimaksud pihak intern adalah manager perusahaan, karyawan, dan pemilik perusahaan.
B . Pihak Extern 
Pihak extern itu antara lain :
1 ) . Investor atau pemilik modal dan calon pemilik modal
        Investor memerlukan akuntansi untuk memenuhhi posisi maju mundurnya perusahaan. Sehingga dapat menentukan apakah akan mempertahankan perusahaannya, menjual atau menanamkan modalnya pada perusahaan lain.
        Bagi calon pemilik modal dapat menentukan apakah dia akan menanamkan modalnya pada perusahaan itu .
1 ) . Kreditor dan calon kreditor 
        Informasi akuntansi bagi kreditor berguna untuk menilai kemampuan perusahaan dalam mengembalikan pinjaman. Sehingga dapat dijadikan pedoman apakah akan ditambah pinjamannya atau justru akan ditarik pinjaman yang telah diberikan.
         Bagi calon kreditor berguna untuk menilai resiko yang akan terjadi sebelum pinjaman di putuskan atau di berikan.
C. Pemerintah
    Informasi akuntansi bagi pemerintah sangat berguna untuk tujuan pajak dan pengaturannya, pemeriksaan terhadap kebenaran jumlah pajak yang dilaporkan dan sebagai alat penilai apakah perusahaan mematuhi peraturanyang telah ditetapkan, serta pemantauan perkembangan perusahaan melalui Biro Pusat Statistik.
D. Kariawan
      Bagi kariawan akan berguna untuk mengetahui kelangsungan hidupnya, maju mundurnya perusahaan yang berguna untuk kemantapan kerja, pertimbangan naik turunnya gaji dan jaminan sosial.
MACAM MACAM AKUNTANSI
A. Akuntansi keuangan
    Akuntansi keuangan adalah akuntansi yang berhubungan dengan pencatatan transaksi keuangan.
B. Akuntansi pemerintah
    Akuntansi pemerintah adalah cabang akuntansi yang memproses transaksi keuangan pemerintah yang menghasilkan laporan keuangan sebagai bentuk pertanggung jawaban pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) kepada rakyat melalui lembaga legislatif, serta untuk kepentingan pihak-pihak terkakit.
C. Akuntansi manajemen
   Akuntansi manajemen adalah akuntansi yang memberikan informasi baik keuangan (kuanttitatif) maupun bukan keuangan (kualaitatif) untuk kepentingan manajemen perusahaan.
D. Dan lain-lain
    Profesi di bidang akuntansi di sebut dengan “ Akuntan “. Macam-macam akuntan dan tugasnya menurut UU No. 34 Tahun 1945 adalah sebagai berikut :
a.    Akuntan Privat / Intern / Manajemen
    Adalah akuntan yang bekerja dalm suatu perusahaan atau organisasi tertentu yang bertugasmenjalankan fungsi akuntansi keuangan maupun akuntansi manajemen .
b.    Akuntan Publik
    Akuntan publik adalah akuntan yang menjalankan fungsi pemeriksaan secara bebas (independaen) terhadap laporan keuangan perusahaan dan organisasi. Hasil laporan keuangan dinyatakan dalam laporan akuntansi yang berisi pendapat tentang kewajaran atau kelayakan laporan keuangan yang diperiksanya.
Selalin pemeriksaan Akuntan Publik (Extern) juga mempunyai tugas yaitu :
1.      Konsultasi perencanaan dan pelaporan pajak
2.      Penyusunansistem akuntansi
3.      Penyusunan anggaran
4.      Penyusunan laporan keuangan

C.     Akuntan Pemerintah
        Adalah akuntansiyang bekerja di lembaga pemerintah, misalnya : di BPK, Dirjen Pajak, BPKP, Departemen Keuangan dan lain sebagainya. Tujuannya adalah mengawasi keuangan dan kekayaan negara.
D.    Akuntan Pendidik
      Akuntan pendidik adalah akuntan yang bekerja di lembaga pendidikan untuk mengajarkan, melakukan riset dan mengembangkan pengetahuan akuntansi.
MENGENAL LAPORAN KEUANGAN
       Pada dasarnya informasi keuangan terdiri dari dua komponen pokok yaitu, laporan keuangan dan informasi laporan keuangan lannya.
       Laporan keuangan (accounting statements) adalah hasil yang diperoleh dari proses akuntansi keuangan yang bermanfaat dalam memberikan informasi keuangan bagi pihak intern dan exstern suatu perusahaan.
         Laporan keuangan juga sebagai penghubung antara duta keuangan (aktivitas peusahaan) dengan pihak yang berkepentingan.
Berikut beberapa daftar laporan keuangan :
A.    Neraca (balance sheet) adalah suatu daftar laporan yang sistematis yang berisi ringkasan aktiva (assets), utang aatau kewajiban (liabilites), dan modal (equity) dari suatu perusahaan yang di tutup pada tanggal terakhir periode akuntansi.
B.  Laporan laba rugi (income statement) adalah laporan yang menunjukkan ringkasan penghasilan (pendapatan) biaya rugi dan labayang diperoleh perusahaan pada periode tertentu.
C.    Laporan arus khas (cash flow statement) adalah laporan yang berhubungan dengan aliran kas masuk dan kas keluar dari suatu perusahaan dalam periode tertentu.
D.   Catatan atas laporan keuangan yang bermanfaat dalam memberikan informasi tambahan, seperti informasi dalam neraca perhitungan laba rugi yang tidak ditunjukkan secara jelas, gunakanlah tanda kurung untuk menjelaskan secara langsung dalam laporan.
PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN
     Siklus akuntansi adalah sebuah proses untuk menyediakan laporan keuangan suatu perusahaan dalam periode waktu tertentu. Siklus ini menjelaskan dari awal terjadinya transaksi hingga proses penyajian laporan keuangan pada akhir periode akuntansi. Ada juga yang mengartikan bahwa siklus akuntansi adalah tahapan urutan transaksi serta proses peristiwa aktivitas akuntansi dari awal periode sampai akhir periode dengan tidak terputus, dalam artian berputar (siklus) . Tahapan siklus akuntansi tersebut antara lain :
A.  Tahapan pencatatan, mulai dari pencatatan awal dokumen transaksi, penjatatan jurnal, pemindahan akun ke buku besar dan pencatatan dalam neraca saldo.
B.  Tahapan pengikhtisar, mulai dari pengikhtisar dalam jurnal penyesuaian, jurnal pembalik dan neraca lajur.
C.     Tahapan pelaporan, terdiri dari laporan keuangan, jurnal penutup, dan NSSP (Neraca Saldo Setelah Penutupan).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar